Barusan abis ngobrol-ngobrol dengan teman, tentang upacara, kebetulan minggu depan saya mau ngeadakan upacara tutug kambuhan anak saya, dan teman saya kebutulan juga saudaranya punya anak, yang akan melaksanakan upacara jg (kepus pusar). jadi dia melihat bahwa upacara yadnya ini (manusia yadnya) dalam keluarganya dan mungkin menurut saya sebagian besar keluarga-keluarga hindu di bali. manjadi beban, sehingga muncullah perselisihan tentang biaya. dan besar kecilnya upacara, kadang permasalah ini menimbulkan pertengkaran kecil dalam keluarga, sehingga makna dari yadnya itu sendiri menjadi terabaikan. benar atau tidak, tapi sebagian besar keluarga-keluarga hindu di bali mengalami dilema seperti ini. jadi mudah-mudahan ditemukan pemecahannya.
oh ya dibawah ini ada tulisan dari ida bhagawan dwija tentang berupacara dengan biaya murah yang saya ambil dari situs stiti dharma, bukan maksud saya untuk copy paste (karena saya belum minta ijin sebelumnya kepada pihak stitidharma), tapi hal ini saya lakukan hanya untuk menyebarluaskan tulisan yang cukup menyejukan ini. sehingga bisa di baca oleh umat sedharma di bali.