Hindu Bali dan Alam Bali


Agama Hindu Bali adalah agama yang memiliki banyak ritual, dalam pelaksanaan ritual ini menggunakan berbagai bahan baku dari hewan dan tumbuh – tumbuhan. bisa diartikan ritual agama hindu dibali sangat berhubungan dengan alam.

Berangsur dengan perubahan zaman, agama hindu dibali dapat tetep bertahan karena agama dan budaya orang bali bisa dikatakan menyatu. dari sekian banyak kebudayaan, kebudayaan Agama hindu dibali termasuk salah satu yang bertahan. akan tetapi sampai kapan?, karena pulau bali, budaya bali, dan orang bali adalah satu kesatuan sistem, tidak bisa diubah – ubah ataupun dihilangkan. hal ini sudah terbukti dengan hilangnya salah satu kebudayaan akan menggoyahkan kebudayaan lainnya.

Khusus Agama hindu bali, agama ini memiliki tiang penyangga yaitu, pulau bali, orang bali, dan tentu kebudayaan bali. untuk hal hal seperti kesenian, ritual, dan dari segi orang bali masih bisa bertahan sampai sekarang, tapi bagaimana dengan sistem pendukung yaitu alam ?

alam bali sudah berubah pesat, dari pulau yang ditumbuhin tanaman padi, palawija, bambu, kelapa. menjadi pulau beton. salah satu unsur penting dalam berupacara spt janur dan bunga sudah mulai di import dari pulau lain. sistem budaya pertanian seperti subak sudah mulai langka, peternakan hanya bisa dilihat di desa desa. lahan berubah menjadi hotel dan ruko.

padahal upacara dan ritual yang ada dibali sangat membutuhkan alam bali itu sendiri. ritual – ritual dibali jika dipandang dari sudut pandang lain, fungsi utamanya adalah untuk melestarikan alam bali itu sendiri, dimana kita harus bisa menjaga pohon kelapa, bambu dan tanaman bunga.

kegagalan dalam menjaga alam bali, merembet kedalam ritual-ritual dibali, misalnya janur sekarang import, bahkan memakai janur kering (sulawesi), kebutuhan akan pohon2 langka ataupun binatang korban yang skrg langka. adalah kegagalan kita dalam menjaga alam bali itu sendiri.

mudah-mudahan dikemudian hari banten-banten yang kita haturkan tidak menggunakan bahan yang bisa daur ulang, kertas minyak buat pengganti daun, atau bunga plastik dan dan buah dari gabus, karena kegagalan kita dalam mengola alam bali.

Mohon maaf, baru nulis lagi, karena iseng aja tersirat dikepala, dan gaya tulisan yang amburadul, karena sekedar nulis saja.
Salam damai.

One thought on “Hindu Bali dan Alam Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s